..faktur pajak

fauzi wrote…….

Dear Stenley,

Mungkin bisa dibuka FP sederhana dengan nama toko tanpa mencantumkan NPWP pembeli.

rgds,
mf

==========================================================================

alfa_sidharta wrote…….. 

Menurut saya mungkin saja dengan syarat FP yang dibuat tidak cacat dan lengkap (jadi kemungkinan diperiksa o fiskus kecil), mis PT A membuat tagihan ke karyawan B yang bekerja di PT X tetapi di FP atas nama PT X tersebut (ini keuntungan buat PT X tersebut ada FP masukan).Tetapi yang tidak mungkin adalah jumlah yg ditagihkan di invoice berbeda dengan di FP, atau no NPWP di FP punya PT X tetapi namanya karyawan .Ini menurut saya lho, monggoh yang lebih senior memberi pengarahannya.

==================================

chandra The wrote……

tuk pak Stenly, sy coba urun rembuk sbb:
1. toko adalah sumber penghasilannya, sdeangkan npwp tetap a/n pribadi, statusnya adalah wpop.
2. pada umunya toko tidak mau diterbitkan fkt pjk std, dg berbagai alasn, terbitkan sj fkt pjk sdrhna tanpa menuliskan npwpnya.
3. fkt pjk sdrhna akan menjadi perdebatan dg fiscus, krn toko bkn konsumen akhir.
4. dlm praturan dirjen pjk, bhw faktr pjk sderhan tuk konsmen akhir ATAU identitasnya tidak diketahui.
5. nah kt ATAU ini sangat mungkin dipakai sebagai argumen bagi penjual.
6. kl tidk dituruti toko itu, penj kemungkinan akan kehilangn omset.
7 itu pendapat sy, bgmn dg teman2 yg lain?
terimksih.

—– Original Message —-
From: Stenly Mandagi <stenlymandagi@gmail.com>
To: forum-pajak@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, November 21, 2007 6:31:41 PM
Subject: [forum-pajak] Lagi ttg Faktur pajak standar…..

.

kepda FP milister….

saya punya pertanyaan mengenai penerbitan faktur pajak standar untuk kondisi sebgai brikut:
–faktur komersil (invoice) menggunakan nama usaha (mis Toko ABC), tapi NPWP nya menggunakan nama pribadi pemilik toko–
–pembeli tidak mau menerima FP standar yang kami keluarkan karena alasannya takut omsetnya ketahuan oleh Fiskus, tetapi di lain pihak kami harus membuka FP standar akibatnya kami tidak bisa mengganti nama pembeli di Invoice (sbgi bukti penagihan) dengan nama sesuai di NPWPnya.

Pertanyaannya, apakah dimungkinkan nama pembeli berbeda antara Invoice dng FP standarnya? Bila tidak bisa, bagaimana seharusnya dalam penerbitan FPnya agar tidak keliru?

Sebelumnya diucapkan terima kasih

salam,
stenlymandagi

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s